Sudah Tau Apa Itu Hadroh

Kesenian Qosidah Hadroh di Kota Palembang,
mungkin belum begitu banyak. Diketahui Irama qosidah hadroh ini
pun berasal dari hadromut, yang dibawak oleh habaib ke Indonesia, sama
halnya bersama Hadroh Mubasyirol Qolbiy ini.

Hadroh Mubasyirol Qolbiy yang bemarkas di Jalan Sultan Agung RT 12/03.
Kelurahan 1 ilir Kecamatan IT II Palembang ini terbentuk pada Oktober
2015 beranggotakan 21 orang dari remaja mesjid Sultan Agung 1
Ilir dan anak-anak yang tinggal disekita masjid.

Jual Hadroh

“Terbentuknya hadroh ini tidak cukup lebih 10 bulan yang lalu, berawal dari
remaja dan anak-anak yang puas bersholawat,” ungkap Kms Waisul
Kurni, sebagai Owner dan pelatih Hadroh ini.

Ia mengatakan, target dari terbentuknya hadroh ini sendiri untuk
menggalakkan para pemuda khususnya remaja dan anak-anak, sehingga selalu
berada dijalan yang benar, untuk mobilisasi perintahnya, allah dan
sunnah-sunnah rosul. “Pemain Hadroh kita biasanya remaja dan
anak-anak yang gemar bersholawat di masjid (remaja mesjid) dan
anak-anak disekitar lingkungan masjid,”
katanya.

Dengan lagu yang dimainnya secara Qosidah, untuk menciptakan suara Qosidah Hadroh yakni,
Bass Hadroh, Terbangan Hadroh, tam Hadroh, tepak Hadroh, dan jinbe, ”
Semua alat dipukul mengunakan alat dan tangan. Nah disitu menimbulkan
bunyi,” ungkapnya.

Untuk lagu yang dibawakan qosidah,
dengan menembangkan solawat nabi, Seperti, Assallamu-alaika, Sholatum,
Assubhu Bada, Ya’asyikol Musthofa, Sholawar Badar, Sidnan Nabi,” kita
bernyanyi sholawat, bersama irama Qosidah modern,” imbuhnya.

Kms Wairul termasuk berharap bersama adanya hadroh ini, seni musi Qosidah
Hadroh dapat digemari kaum muslimin dan muslimah, bersama musi
islami, “Gemar bersholawat bersama nabi, gara-gara memang allah
pengasih, penyayang, pemberi dan segala-galanya, “jika kita umatnya
nabi muhamad SAw dak mau bersholawat, alangke sombongnya kita,”
ungkapnya.

Baca Juga: Jual Karpet Masjid

Ditambahkannya, Hadroh Mubasyirol Qolbiy ini sendiri tidak susah
dicari. Setiap Rabu malam Kamis, Ba’da Isya pemainnya latihan dimesjid
Sultan Agung di jalur Sultan Agung RT 12/03. kelurahna 1 ilir
kecamatan IT II,” Bagi siapa saja yang mengidamkan acara Khittan,
pernikahan, acara peresmian namanya mengidamkan dihibur oleh Hadroh
Mubasyirol Qolbiy, hubungi ke no ini 0897-8398320 bersama Kms
Wairul,”tutupnya

Judul Kesenian Hadroh Untuk Menggalakkan Pemuda Rajin Ibadah,

Hadroh adalah keliru satu kesenian islami yang banyak digandrungi masyarakat selagi ini, khususnya di kalangan remaja.

Irama tabuhan rebana yang merdu dan khas mengakibatkan lantunan sholawat yang diiringi jadi terasa syahdu dan menggetarkan jiwa.

Kesenian hadroh merupakan suatu kesenian yang tetap dinantikan.

Banyaknya anak muda yang hobi memainkan seni Hadroh, menjadikan hadroh tambah dikenal baik di kalangan masyarakat.

Baca: Handi Desak Pemkab Sekadau Pecat Oknum ASN Terlibat Narkoba

Baca: Terbitkan 6 Buku Selama 2018, Aswandi Ingin Dikenang Setelah Wafat

Baca: Ditangkap Polisi Karena Edarkan Sabu, Inilah Pengakuan Kon Tjong Ni

Randi, satu satu diantara pemain hadroh termasuk mengatakan, kalau hadroh adalah kesenian islami yang patut untuk terus dijaga dan dikembangkan.

Menurutnya, hadroh adalah sebuah hobi, “Kalau saya sih, menganggap Hadroh jadi hobi, itu yang pertama,” sebutnya.

Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa hadroh kebanyakan dimainkan selagi pengajian mirip halnya bersama rebana, hadroh ada untuk isikan hiburan selagi maulid dan perayaan-perayaan besar. “karena saya tinggal di lingkungan madura, jadi kebiasaan hadroh tidak lepas di lingkingan ini, ” sambung Randi.

Saat memainkan hadroh, perihal ini dapat jadi tempat syiar melalui syair gara-gara bermain hadroh dapat berdakwah melalui lirik sholawat dan lagu islami yang dibawakan, tuturnya.

Randi termasuk menjelaskan, untuk melestarikan Hadroh sehingga tetap bertahan melawan arus modernisasi, khususnya di kota Pontianak, adalah bersama cara memelihara silaturahmi, bersama mengakibatkan suatu perkumpulan.

Maka, perihal itu direalisasikan olehnya dan teman-teman bersama membentuk suatu grup. Harapannya, “melalui wadah itu para pemuda-pemudi yang menyukai seni Hadroh dapat saling bertukar informasi dan memelihara silaturahmi,” pungkas Rendi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *